Silang Budaya Indonesia–Malaysia : Merajut Persaudaraan Serumpun Melalui Harmoni Budaya
Semangat persaudaraan dan keberagaman terasa hangat di SD Muhammadiyah 7 Antapani Bandung pada Kamis, 16 Juli 2026. Sekolah tersebut menjadi tuan rumah kegiatan Silang Budaya Indonesia–Malaysia, sebuah program kolaborasi antara Wonderful of Indonesia Jawa Barat dan Windbreeze Cultural Association Malaysia.
Kegiatan ini menjadi momentum berharga bagi peserta didik untuk mengenal lebih dekat budaya negara tetangga sekaligus memperluas wawasan tentang keberagaman dunia. Lebih dari sekadar pertunjukan seni, kegiatan silang budaya ini menjadi ruang pembelajaran yang menanamkan nilai toleransi, persaudaraan, dan penghargaan terhadap perbedaan sejak usia dini.
Sejak pagi, para siswa menyambut kedatangan delegasi Malaysia dengan penuh antusias dan keramahan. Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia dan Malaysia sebagai bentuk penghormatan terhadap identitas nasional kedua negara. Suasana kemudian semakin meriah melalui sambutan, pertunjukan seni budaya, serta berbagai kegiatan interaktif.
Salah satu momen yang menarik perhatian adalah ketika siswa dan delegasi Malaysia saling belajar tarian tradisional. Interaksi tersebut menghadirkan suasana penuh keceriaan sekaligus memperlihatkan bahwa budaya dapat menjadi bahasa universal yang mampu mendekatkan masyarakat dari latar belakang yang berbeda.
Pengurus Windbreeze Cultural Association Malaysia, Moh. Hairul Nazmie Bin Talib, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme peserta didik SD Muhammadiyah 7 Bandung. Menurutnya, kegiatan silang budaya menjadi sarana yang sangat baik untuk saling mengenal dan memperkuat hubungan sebagai masyarakat serumpun.
“Program silang budaya pada hari ini adalah satu usaha yang sangat bagus di mana kita boleh saling mengenal sesama Indonesia dan Malaysia dan mampu lebih memiliki hubungan satu rumpun Melayu.”
Ia juga mengaku terharu melihat semangat para siswa dalam mengikuti kegiatan tersebut. Baginya, antusiasme anak-anak dalam menghargai budaya dan usaha orang lain menjadi nilai positif yang patut diapresiasi.
Menguatkan Kerja Sama Antarbangsa
Tidak hanya menjadi ajang pertukaran budaya, kegiatan ini juga menghasilkan langkah konkret dalam membangun hubungan kelembagaan. Salah satu agenda penting adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara SD Muhammadiyah 7 Bandung dan Windbreeze Cultural Association Malaysia.
Penandatanganan tersebut menjadi bentuk komitmen untuk membangun kerja sama yang berkelanjutan, khususnya dalam bidang pendidikan dan kebudayaan. Kegiatan kemudian ditutup dengan pertukaran cinderamata dan sesi foto bersama sebagai simbol persahabatan kedua institusi.
Kepala SD Muhammadiyah 7 Antapani Bandung, Mulyanti, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyebut program silang budaya sebagai salah satu bagian dari program internasional sekolah yang secara rutin dilaksanakan bersama berbagai negara.
“Alhamdulillah hari ini kita sudah melaksanakan silang budaya bersama Wonderful of Indonesia Jawa Barat dan Windbreeze Cultural Association Malaysia,” ungkapnya.
Menurut Mulyanti, kegiatan tersebut tidak hanya memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia, tetapi juga memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar dan berinteraksi secara langsung dengan budaya negara lain.
Belajar Mendunia, Tetap Berakar pada Budaya
Pelaksanaan Silang Budaya Indonesia–Malaysia menjadi salah satu wujud komitmen SD Muhammadiyah 7 Bandung dalam menghadirkan pendidikan yang berwawasan global. Peserta didik tidak hanya dipersiapkan untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan akademik, tetapi juga kemampuan berinteraksi, menghargai keberagaman, serta membangun jejaring persahabatan dengan masyarakat internasional.
Di tengah dunia yang semakin terhubung, pengalaman seperti ini menjadi pembelajaran yang bermakna bagi anak-anak. Mereka belajar bahwa perbedaan budaya bukanlah batas untuk menjalin persahabatan, melainkan kesempatan untuk saling mengenal dan memperkaya wawasan.
Melalui Silang Budaya Indonesia–Malaysia, SD Muhammadiyah 7 Bandung kembali menunjukkan bahwa pendidikan berwawasan global tetap dapat berjalan seiring dengan kecintaan terhadap budaya bangsa. Dari ruang kelas hingga perjumpaan lintas negara, sekolah terus menghadirkan pengalaman belajar yang membentuk generasi berakhlakul karimah, berprestasi, unggul, berkemajuan, dan siap menghadapi dunia global.